Blog Sexy And Beautiful

Ciri-Ciri Kecanduan Seks

Posted on: March 15, 2009

Seks… ya kata-kata itu masih sedikit tabu untuk dibicarakan di kalangan umum. Kata “seks” sendiri banyak mengundang pro maupun kontra diantara masyarakat, karena ada yang masih menganggap seks itu sakral atau suci untuk dibicarakan tetapi ada juga kalangan yang menganggap seks itu sebagai hal yang penting untuk dibicarakan sebagai pembelajaran ilmu. Nah ini yang memberikanku ide saat beberapa teman banyak yang menggunakan kata-katanya yang menjurus ke arah pornografi dan kondisi ini semakin lama saya lihat semakin parah, apakah sikap ini yang disebut Kecanduan Seks?! Mungkin iya, mungkin juga tidak… tapi mungkin penilaian yang sederhana yang saya dapatkan dari pakar seks bisa menjadi salah satu tolak ukur untuk menentukan Ciri-Ciri seseorang itu Kecanduan Seks.

Berikut Ciri-Ciri Kecanduan Seks yang bisa anda jadikan tolak ukur :
* Apakah Anda menyimpan rahasia mengenai kegiatan seksual Anda dari orang-orang yang penting dalam hidup Anda ? Apakah Anda menjalani dua kehidupan sekaligus?
* Pernahkah hasrat seksual Anda mendorong Anda untuk melakukan hubungan seks di tempat, situasi ataupun dengan orang yang secara normal tidak akan Anda pilih?
* Apakah Anda mencari artikel-artikel seks ataupun gambar-gambar telanjang yang merangsang secara seksual di koran, majalah dan media lainnya?
* Apakah fantasi-fantasi seksual Anda mengganggu hubungan Anda atau menjadi tempat pelarian Anda dari masalah?
* Apakah Anda senantiasa ingin menjauh dari pasangan setelah berhubungan seks? Apakah Anda sering merasa menyesal, malu, atau bersalah setelah mengalami suatu pengalaman seksual?
* Apakah Anda merasa malu dengan seksualitas atau tubuh Anda, misalnya Anda menghindari menyentuh tubuh Anda atau melakukan suatu hubungan seks? Apakah Anda khawatir bahwa diri Anda tidak memiliki hasrat seksual dan bahwa Anda adalah seorang yang aseksual?
* Apakah setiap hubungan baru berlanjut dengan pola merusak yang sama, yang menyebabkan Anda memutuskan suatu hubungan?
* Apakah Anda membutuhkan frekuensi kegiatan dan variasi seksual yang lebih besar daripada sebelumnya dalam memperoleh pelepasan dan kepuasan?
* Pernahkah Anda ditahan atau berada dalam ancaman untuk ditahan karena kebiasaan mengintip, bertelanjang di muka umum, pelacuran, berhubungan seks dengan orang yang belum cukup umur, percakapan tidak senonoh di telepon, dan sebagainya?
* Apakah pola kehidupan seksual Anda mengganggu keyakinan dan perkembangan spiritual Anda?
* Apakah kegiatan seksual Anda mengandung risiko, ancaman, penyakit, kehamilan, pemaksaan ataupun kekerasan?
* Pernahkah perilaku seksual Anda meninggalkan perasaan hampa, terasing, dan ingin bunuh diri?

Jika Anda menemukan jawaban ‘ya’ pada lebih dari satu pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda disarankan untuk mencari informasi yang lebih lanjut atau berkonsultasi dengan seorang ahli jiwa atau ahli seksologi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: